Popular Posts

Pages

Categories

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

Scream 4

Rating:★★
Category:Movies
Genre: Horror
Seperti biasanya, saya selalu penasaran dengan film yang ceritanya bersambung, apalagi kalo udah pernah nonton sekuel sebelumnya, jadi kali ini Scream 4 menjadi daya tarik saya untuk mengembalikan ingatan saya akan memori 10 tahun lalu, saat sekuel ketiga dirilis.

Dan ternyata sayangnya, ga ada yang begitu spesial dari sekuel keempat ini, alur cerita hanya dibuat seolah2 berulang kembali, berbagai ketegangan dan scene bisa dirasakan serupa di sekuel sebelumnya, dan rasanya berbagai celaan dan parodi akan terus mengalir untuk merespon sekuel yang (sepertinya) belum akan berakhir ini. Lucunya, di awal cerita, film ini seakan2 mengolok2 dan menjelek-jelekkan dirinya sendiri, dan beberapa film sekuel horor dan thriller lainnya.

Diceritakanlah Sydney Prescott, seorang penulis yang kembali ke kota asalnya, Woodsboro, dalam rangkaian tur terakhir peluncuran buku terbarunya. Kedatangan Sydney ternyata membawa ancaman tersendiri bagi Ghostface, si pembunuh bertopeng yang eksistensinya cukup terkenal di kota Woodsboro. Cerita pembunuhan oleh si Ghostface juga dijadikan bahan cerita di buku dan film. Merasa tidak terima, teror dan ancaman terus terjadi di kota kecil tersebut.

Well, sebelum menontonnya memang saya ga berekspektasi apa2, hanya saja berharap settingan, alur dan ketegangan mungkin bisa lebih baik dari sekuel sebelumnya.

Tapi ternyata, rasanya sama seperti saat saya menontonnya di tahun 90an, lebih dari 10 tahun yang lalu ga ada yang berbeda. Dewey, sherif bloon yang selalu telat ke lokasi kejadian, Gale, reporter kepoh yang pengen tau banget siapa pembunuh berantai orang2 terdekat Sydney, cewek2 cantik yang jadi korban pembunuhan, dan pembunuh yang ternyata tidak diduga sebelumnya, etsetra etsetra... bener2 ga ada konsep yang baru sama sekali. Saya kecewa menontonya.

So, I think this movie is

not really recommended




< >

5 komentar:

' Badai ' mengatakan...

gw suka posternya ^^

TJ Sudirman mengatakan...

Oooo gitu ya..
Kalo gw dari awal sih ngerasanya rada aneh kalo sampe dibikin ke 4nya segala, tapi masih mikir2, 'oh, mungkin ada sesuatu kali ya yg beda gitu..'
Eh, ternyata ya, yo..

Mario Mario mengatakan...

tapi kalo penasaran mah sah2 aja sih jeh, hehehehe :p

Eka Jatiningsih mengatakan...

film yang paling mending di antara film bioskop sekarang -_-

Mario Mario mengatakan...

hahaha, bener juga... tapi kalo emang lagi kepepet banget pengen nonton, gw selalu cek reviewnya dulu di iMDB atau Rotten Tomatoes, jadi meskipun bukan film box office, gw tau duluan itu film bagus apa jelek