![]() |
| source: Media Bistro |
Saya selalu update dengan promo-promo terkini yang dimunculkan website2 Deal seperti Livingsocial, Groupon, Travelicious, Ogahrugi dan lain-lain yang masuk ke e-mail saya. Karena hanya dalam satu kali ketik dan satu kali submit, dengan suksesnya website group buying yang saya singgahi tersebut mencatat dan me-record e-mail saya ke dalam database-nya. Alhasil setiap hari inbox saya penuh dengan promo-promo voucher mereka. Ada untungnya, ada ruginya. Namun so far sebenernya saya justru lebih merasa banyak ruginya dibanding untungnya.
Pertama, meskipun barang/jasa yang ditawarkan cenderung lebih murah, banyak syarat dan ketentuan yang hanya memberlakukan voucher2 tersebut di tempat2 yang ditunjuk. Butuh effort yang lumayan seandainya tempat tersebut jauh atau di luar jangkauan saya.
Kedua, barang yang saya dapatkan kadang ga sesuai dengan ekspektasi dan bayangan saya. Kadang pengennya begini, jadinya begitu. Blablabla.
Ketiga, tidak adanya notifikasi atau pengingat berupa e-mail atau pun SMS mengenai tanggal berakhir ataupun mulai belakunya voucher. TERKECUALI notifikasi e-mail atau SMS setelah melakukan pembayaran dan konfirmasi pembayaran. Tidak ada pengingat "voucher akan expired beberapa hari lagi", atau "voucher sudah bisa dipakai, selamat menikmati". Di hampir semua akun group buying yang saya punya, mereka memiliki kelemahan yang sama seperti itu. Pernah satu kali saya lupa kalau saya pernah membeli voucher, setelah dicek, ternyata masa aktifnya sudah habis. Saya hanya bisa merengut, karena ga ngerti mau komplain sama siapa.
Keempat, saya kurang begitu ngeh sama detail, terlebih mengenai syarat dan ketentuan karena cenderung tertarik kepada visual, sekalipun pernah saya baca syarat dan ketentuan tersebut, kemungkinan lupa begitu besar. Pernah saya menraktir teman2 ramai2 ke SeaWorld Ancol. Pas setibanya di sana, voucher tidak berlaku pada hari itu. Saya merengut lagi. Belum lagi ditertawakan teman yang katanya saya gak detail sama hal-hal yang beginian. Lagi-lagi salah saya :(
Barangkali tipsnya selain rajin-rajin ngecek akun di website2 tersebut, kita juga kudu inget2 pernah beli di mana aja atau pernah liat deal di mana aja. Karena banyaknya website group buying belakangan ini, fitur dan layanannya juga cenderung sama, jadi sedikit susah membedakan mana website A mana website B. Kalau perlu ya punya catatan khusus baik itu berupa note di gadget atau catatan di buku saku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar